{"id":377,"date":"2024-03-07T03:46:51","date_gmt":"2024-03-07T03:46:51","guid":{"rendered":"https:\/\/duta-ac.com\/?p=377"},"modified":"2024-03-07T03:46:55","modified_gmt":"2024-03-07T03:46:55","slug":"freezer-chiller-kabinet","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/duta-ac.com\/?p=377","title":{"rendered":"FREEZER CHILLER KABINET"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Freezer Chiller kabinet digunakan sebagai penyimpanan (storage) bahan2 makanan, obat2an, vaksin dll. Freezer chiller berfungsi menjaga suhu pada ruangan cabinet agar terjaga tetap dingin, sehingga bahan makanan lebih tahan dan awet dan alat2 kesehatan terjaga steril.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"268\" height=\"268\" src=\"https:\/\/duta-ac.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/FK1.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-378\" style=\"width:472px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/duta-ac.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/FK1.jpg 268w, https:\/\/duta-ac.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/FK1-150x150.jpg 150w, https:\/\/duta-ac.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/FK1-100x100.jpg 100w\" sizes=\"auto, (max-width: 268px) 100vw, 268px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong><u>Berikut system kerja Freezer chiller cabinet<\/u><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mesin pendingin chiller terdiri dari berapa bagian dan fungsi. Kompressor dan kondensor diletakkan pada sisi atas kabinet, dan FAN dan evaporator ditempatkan pada sisi atas ruangan kabinet dan menekan udara ke bawah kabinet. Refrigerant untuk chiller menggunakan R134a yang dapat mencapai suhu titik beku hingga -20 celcius.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk&nbsp; chiller dengan titik beku -20 evaporator menggunakan evaporator tempel pada dinding dalam body chiller, sehingga terjadi freezing (bunga es) pada dinding dalam chiller. Agar didapatkan titik beku dingin pada kabinet. Dengan kapasitas pendinginan 2-7 Pk tergantung kepada ukuran ruang dan beban pendinginan ruangan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"491\" height=\"326\" src=\"https:\/\/duta-ac.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/FK2.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-379\" style=\"width:231px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/duta-ac.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/FK2.jpg 491w, https:\/\/duta-ac.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/FK2-300x199.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 491px) 100vw, 491px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk chiller dingin 2 ~ 10, menggunakan sistem evaporator FAN pada sisi atas kabinet yang dihembuskan kedalam kabinet. Dan kapasitas daya kompressor kecil \u00bc &#8211; 2 Pk. Pada kapasitas chiller ini bagian dalam tidak terlalu beku (freezing).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong><u>Sistem Kerja Mesin Pendinginan:<\/u><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Kompressor<\/strong> akan mengkompresi refrigerant dari tekanan rendah (pada suhu rendah) menjadi tekanan tinggi (suhu tinggi) pada <strong>Kondensor<\/strong>, pada kondensor refrigerant menjadi bertekanan tinggi (suhu tinggi) dimana terjadi perubahan fase dari gas menjadi cair (karena adanya penyerapan kalor pada refrigerant gas) tetapi fluida refrigerant masih tetap dalam kondisi suhu tinggi, setelah <strong>Expansion Valve<\/strong> refrigerant berubah menjadi uap bertekanan rendah dan suhu refrigerant juga menjadi rendah (dingin). Pada proses perpindahan panas (kalor) pada kabinet kulkas, pada pipa kapiler <strong>Evaporator<\/strong> terjadi penyerapan suhu ruangan ke pipa kapiler refrigerant dibantu oleh <strong>FAN<\/strong> untuk mempercepat pertukaran penyerapan kalor udara atau bahan dalam kabinet. Refrigerant dalam kapiler evaporator yang sudah menyerap panas dari ruangan ini kembali akan ditarik ke mesin kompressor untuk kembali dikompressi kembali menjadi tekanan tinggi dan bersuhu tinggi dan melewati area kondensor. Siklus pertukaran panas ini terjadi close loop secara terus menerus, proses pendinginan ini pada prinsipnya sama pada sistem pendinginan kulkas, chiller atau air conditioner.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Thermostat<\/strong> adalah sensor suhu pada freezer, <strong>sistem kontrol<\/strong> pendinginan mengontrol katup expansion valve untuk mengatur volume refrigerant yang melewati evaporator. Sistem kontrol akan mengatur tekanan kompressi (melalui input arus) semakin tinggi kompressi arus input kerja kompresi refrigerant semikin tinggi dan freezer chiller akan semakin lebih dingin, dan sistem kontrol juga mengatur bukaan katup valve ekspansi untuk volume refrigerant lewat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gambar sistem pendinginan adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"444\" height=\"309\" src=\"https:\/\/duta-ac.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/FK3.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-380\" srcset=\"https:\/\/duta-ac.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/FK3.jpg 444w, https:\/\/duta-ac.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/FK3-300x209.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 444px) 100vw, 444px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"427\" height=\"285\" src=\"https:\/\/duta-ac.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/FK4.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-381\" srcset=\"https:\/\/duta-ac.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/FK4.jpg 427w, https:\/\/duta-ac.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/FK4-300x200.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 427px) 100vw, 427px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagian evaporator pada sisi dalam ruangan cabinet, FAN akan mengembuskan udara pada seluruh ruangan dan mempercepat proses pertukaran kalor udara dalam ruangan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"465\" height=\"349\" src=\"https:\/\/duta-ac.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/FK5.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-382\" style=\"width:243px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/duta-ac.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/FK5.jpg 465w, https:\/\/duta-ac.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/FK5-300x225.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 465px) 100vw, 465px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"324\" height=\"349\" src=\"https:\/\/duta-ac.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/FK6.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-383\" srcset=\"https:\/\/duta-ac.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/FK6.jpg 324w, https:\/\/duta-ac.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/FK6-279x300.jpg 279w\" sizes=\"auto, (max-width: 324px) 100vw, 324px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Display suhu dan kontrol pada posisi atas cabinet. Untuk mengatur suhu cabinet.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"251\" height=\"188\" src=\"https:\/\/duta-ac.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/FK7.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-384\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong><u>Design Body Chiller<\/u><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Body chiller didesign supaya bisa menahan panas dari luar masuk ke dalam kabinet. Body chiller terdiri dari 3 lapisan, dimana bagian luar terbuat dari bahan metal sheet stainless\/galvanized dan peredam panas dari PU Foam dan lapisi lagi dengan sheet metal BJLS\/Galvanized pada sisi dalam body freezer kabinet. Sehingga dengan foam PU pertukaran panas dari luar dan dalam kabinet dapat ditahan. Design body seperti ini dapat menjaga suhu kabinet dapat terjaga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagian body luar dengan memakai stainless hairline\/mirror akan terlihat natural, jika memakai galvanized\/bjls maka diperlukan lagi powder coating (proses coating plat galvanized\/bjls).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Proses pembuatan body luar adalah dengan proses pembuatan body dengan alat metal sheet bending atau bender.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah penyatuan bagian metal sheet body luar dan dalam dengan rivet\/las, maka sisi rongga bagian antar lapis body luar diisikan dengan cairan foam PU sehingga akan terbentuk kepadatan foam (high densivity). Ini juga dapat memperkokoh body tanpa rangka body.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagian2 body dibuat terpisah per bagian seperti pintu, cover belakang, samping kiri\/kanan, rak bawah. Setelah per bagian dibentuk selanjutnya penyambungan \/ assembly rangka body menjadi satu kesatuan body freezer atau chiller kabinet.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"835\" height=\"578\" src=\"https:\/\/duta-ac.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/FK8.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-385\" style=\"width:481px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/duta-ac.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/FK8.jpg 835w, https:\/\/duta-ac.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/FK8-300x208.jpg 300w, https:\/\/duta-ac.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/FK8-768x532.jpg 768w, https:\/\/duta-ac.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/FK8-600x415.jpg 600w\" sizes=\"auto, (max-width: 835px) 100vw, 835px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagian dalam cabinet terdiri dari rak2\/wiremesh untuk menempatkan bahan, alat2 atau material yang akan dijaga suhu nya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"396\" height=\"529\" src=\"https:\/\/duta-ac.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/FK9.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-386\" style=\"width:207px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/duta-ac.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/FK9.jpg 396w, https:\/\/duta-ac.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/FK9-225x300.jpg 225w\" sizes=\"auto, (max-width: 396px) 100vw, 396px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ini adalah contoh freezer chiller kabinet yang sudah tim kami fabrikasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Posisi kompressor dan kndensor yang ditempatkan pada sisi atas lemari kabinet freezer, chiller.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"236\" height=\"314\" src=\"https:\/\/duta-ac.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/FK10.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-387\" srcset=\"https:\/\/duta-ac.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/FK10.jpg 236w, https:\/\/duta-ac.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/FK10-225x300.jpg 225w\" sizes=\"auto, (max-width: 236px) 100vw, 236px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Untuk spesifikasi dan model dapat dipilih sesuai kapasitas dan ukuran :<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><tbody><tr><td><strong>&nbsp; &nbsp;&nbsp;&nbsp;<\/strong><strong>Model<\/strong><\/td><td><strong>Dimension&nbsp; (mm)<\/strong><\/td><td><strong>Temperature<\/strong><\/td><td><strong>Compressor<\/strong><\/td><td><strong>&nbsp;Material<\/strong><\/td><\/tr><tr><td>YX-2FC<\/td><td>620*730*1950<\/td><td>2~10\u2103&nbsp;<\/td><td>Embraco\/Danfoss<\/td><td>Stainless Steel 201, 304<\/td><\/tr><tr><td>YX-2FD<\/td><td>620*730*1950<\/td><td>-12 ~ -18&nbsp;\u2103<\/td><td>Embraco\/Danfoss<\/td><td>Stainless Steel 201, 304<\/td><\/tr><tr><td>YX-4FC<\/td><td>1220*730*1950<\/td><td>2~10\u2103&nbsp;<\/td><td>Embraco\/Danfoss<\/td><td>Stainless Steel 201, 304<\/td><\/tr><tr><td>YX-4FD<\/td><td>1220*730*1950<\/td><td>-12 ~ -18&nbsp;\u2103<\/td><td>Embraco\/Danfoss<\/td><td>Stainless Steel 201, 304<\/td><\/tr><tr><td>YX-6FC<\/td><td>1820*730*1950<\/td><td>2~10\u2103&nbsp;<\/td><td>Embraco\/Danfoss<\/td><td>Stainless Steel 201, 304<\/td><\/tr><tr><td>YX-6FD<\/td><td>1820*730*1950<\/td><td>&nbsp;-12 ~ -18&nbsp;\u2103<\/td><td>Embraco\/Danfoss<\/td><td>Stainless Steel 201, 304<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Freezer Chiller kabinet digunakan sebagai penyimpanan (storage) bahan2 makanan, obat2an, vaksin dll. Freezer chiller berfungsi menjaga suhu pada ruangan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-377","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/duta-ac.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/377","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/duta-ac.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/duta-ac.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/duta-ac.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/duta-ac.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=377"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/duta-ac.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/377\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":388,"href":"https:\/\/duta-ac.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/377\/revisions\/388"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/duta-ac.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=377"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/duta-ac.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=377"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/duta-ac.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=377"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}